Seorang staff pemasaran real estate bertemu dengan seorang wanita yang sangat modern yang dibesarkan di sebuah kota metropolitan. Sales itu berusaha menarik perhatiannya untuk membeli sebuah rumah baru.
“Sebuah rumah?!” bentaknya. “Mengapa saya membutuhkan sebuah rumah? Saya dilahirkan di rumah sakit, dibesarkan di asrama sekolah, dididik di sebuah sekolah tinggi, menjalankan usaha mobil dan dinikahkan di gereja. Saya makan di restoran fasfood setiap hari, menghabiskan waktuku sepanjang hari untuk mengunjungi orang-orang lain, dan di depan televisi setiap sore dan malam. Bila saya mati, mereka akan menguburkan saya di pekuburan umum. Untuk apa saya membutuhkan rumah? Semua yang saya butuhkan hanya garasi untuk mobilku.”
Sales itu tidak itu tidak putus asa. Dia mencari waktu lain lagi untuk bertemu dengan wanita modern tadi. Dan berikutnya ia menawarkan sebuah garasi yang dijual. Garasinya bermacam-macam, ada garasi dengan luas tanah 200, 300, 400, atau yang 1000 meter juga ada. Garasi ini dilengkapi dengan fasilitas toilet, agar bisa mandi sebentar sesudah pulang kerja. Di samping toilet ada juga ruang tamu supaya bisa duduk dan nonton televisi. Kalau capek dan tidak ingin pergi, maka garasi ini juga dilengkapi fasilitas kolam renang. Kalau mau yang lebih besar lagi ada juga garasi dengan fasilitas dua tempat tidur. Lalu ada kolam ikan dan sebuah gasebo. Dan dia menawarkan semua garasi itu kepada sang wanita.
Wanita modern itu terbuka juga logikanya oleh kegigihan staf pemasaran real estate tersebut. Maka ia pun membeli sebuah garasi yang lengkap dengan berbagai fasilitasnya.
Manusia memang memiliki berbagai macam tipe dan reaksi, namun bila kita gigih, sabar, kreatif dalam menghadapi satu demi satu orang-orang tersebut, maka sebenarnya kita bisa membuat mereka menjadi sahabat, pelanggan, atau mereka melakukan yang kita kehendaki, mendengar yang kita ceritakan, mengikuti nasihat kita. Karena itu mari kita menjadi bijaksana untuk mencapai sukses dengan tidak mudah menyerah.
Sumber : Page Facebook Inspirasi Sukses, by Ir.Jarot Wijanarko
Kamis, 09 Juni 2011
Membantu Pesaing Anda Menang
Di tahun 1936, Olimpiade diadakan di Berlin, Jerman. Pengaruh Hitler saat itu sangat kuat; dia tidak mau ada orang kulit hitam yang bertanding apa lagi menang. Saat itu ada seorang pelari kulit hitam asal Amerika yang bernama Jesse Owens. Dia telah memenangkan tiga medali emas, dan sedang bersiap-siap untuk yang ke empat dengan berkompetisi dalam perlombaan lompat jauh. Jesse bercerita bagaimana para penonton tidak menyukainya. Dia bisa merasakan permusuhan yang begitu kuat sehingga ia kehilangan focus. Dalam percobaan pertamanya, dia melewati garis dan gagal. Demikian juga yang kedua, dia gagal lagi. Satu kesempatan terakhir, jika gagal ia akan di diskualifikasi. Hal ini tidak seperti karakter Jesse, tetapi orang-orang mulai mengejeknya dan meneriakinya.
Saingan utama Jesse adalah seorang pria Jerman yang tinggi bernama Luz Long. Luz Long belum pernah bertemu Jesse sebelumnya, tapi ia tahu bahwa pria kulit hitam itu tertekan. Di depan puluhan ribu penonton, atlit yang dijagokan oleh tuan rumah ini, Luz Long melakukan sesuatu yang diluar akal sehat saat itu. Dia mendekati Jesse dan memberinya nasihat. Dia berkata, “Jesse, jarak kualifikasi ini hanya 23 kaki. Kamu telah melompat sejauh 26 kaki sebelumnya. Hanya mundurkan jarak untuk memulai sejauh tiga kaki, dengan demikian kamu dipastikan tidak melewati batasnya dan tidak didiskualifikasi.”
Jesse menerima nasihat itu, dan melompat, akhirnya dia berhasil. Jesse kemudian memecahkan rekor dunia dan memenangkan medali emas keempatnya. Jesse Owen kemudian berkata, “Anda dapat melelehkan semua emas dari medali itu dan nilainya tidak sebanding dengan persahabatan yang saya dapatkan dengan Luz Long.” Lihat, Luz Long tahu ada sesuatu yang lebih besar daripada memenangkan medali. Dia dapat memenangkan seorang teman dalam kehidupan ini.
Saya pernah mendengar kata hikmat ini, “Tidak seseorang berdiri lebih tinggi dalam pendakiannya menuju kesuksesan daripada ketika ia menundukkan dirinya untuk membantu orang lain.” Jika Anda hidup tidak dengan keegoisan dan mau menerima nasihat seperti Luz Long, walaupun artinya seseorang akan melewati Anda naik, saya katakan kepada Anda, Anda akan selalu mendapatkan berkat Tuhan! Ketika Anda bersedia melepaskan mimpi Anda. Tuhan akan memastikan mimpi Anda itu terwujud. Saya telah menemukan bahwa warisan paling berharga yang bisa kita berikan seseorang bukanlah materi, tetapi apa yang berkesan di hatinya. Hari ini, mulai depositkan kekuatan dalam hidup seseorang; depositkan pengharapan kepada rekan Anda. Jadilah penyemangat dan bantulah mereka mewujudkan mimpi mereka. Ingatlah, apa yang Anda lakukan untuk orang lain, Tuhan akan melakukannya juga bagi Anda. Anda akan menerima kekuatan, pengharapan dan keberanian yang Anda butuhkan untuk melihat setiap mimpi dalam hati Anda bisa terwujud!
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Roma 12:10
Sumber : Joelosteen.com // Jawaban.com
Saingan utama Jesse adalah seorang pria Jerman yang tinggi bernama Luz Long. Luz Long belum pernah bertemu Jesse sebelumnya, tapi ia tahu bahwa pria kulit hitam itu tertekan. Di depan puluhan ribu penonton, atlit yang dijagokan oleh tuan rumah ini, Luz Long melakukan sesuatu yang diluar akal sehat saat itu. Dia mendekati Jesse dan memberinya nasihat. Dia berkata, “Jesse, jarak kualifikasi ini hanya 23 kaki. Kamu telah melompat sejauh 26 kaki sebelumnya. Hanya mundurkan jarak untuk memulai sejauh tiga kaki, dengan demikian kamu dipastikan tidak melewati batasnya dan tidak didiskualifikasi.”
Jesse menerima nasihat itu, dan melompat, akhirnya dia berhasil. Jesse kemudian memecahkan rekor dunia dan memenangkan medali emas keempatnya. Jesse Owen kemudian berkata, “Anda dapat melelehkan semua emas dari medali itu dan nilainya tidak sebanding dengan persahabatan yang saya dapatkan dengan Luz Long.” Lihat, Luz Long tahu ada sesuatu yang lebih besar daripada memenangkan medali. Dia dapat memenangkan seorang teman dalam kehidupan ini.
Saya pernah mendengar kata hikmat ini, “Tidak seseorang berdiri lebih tinggi dalam pendakiannya menuju kesuksesan daripada ketika ia menundukkan dirinya untuk membantu orang lain.” Jika Anda hidup tidak dengan keegoisan dan mau menerima nasihat seperti Luz Long, walaupun artinya seseorang akan melewati Anda naik, saya katakan kepada Anda, Anda akan selalu mendapatkan berkat Tuhan! Ketika Anda bersedia melepaskan mimpi Anda. Tuhan akan memastikan mimpi Anda itu terwujud. Saya telah menemukan bahwa warisan paling berharga yang bisa kita berikan seseorang bukanlah materi, tetapi apa yang berkesan di hatinya. Hari ini, mulai depositkan kekuatan dalam hidup seseorang; depositkan pengharapan kepada rekan Anda. Jadilah penyemangat dan bantulah mereka mewujudkan mimpi mereka. Ingatlah, apa yang Anda lakukan untuk orang lain, Tuhan akan melakukannya juga bagi Anda. Anda akan menerima kekuatan, pengharapan dan keberanian yang Anda butuhkan untuk melihat setiap mimpi dalam hati Anda bisa terwujud!
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Roma 12:10
Sumber : Joelosteen.com // Jawaban.com
Langganan:
Postingan (Atom)